Tag Archive: rubber dock


RUBBER DOCK/RUBBER BUMPER : Berfungsi menyerap energy kinetic akibat benturan antara Kapal atau Truck sehingga mencegah terjadinya kerusakan pada lambung kapal pada saat bersandar atau bagian dari body truck pada saat parking. Demikian juga mencegah terjadinya kerusakan pada structure dermaga atau parking lot.

Foto Rubber Dock.

RUBBER DOCK,Rubber Dock / Bumper

RUBBER DOCK

Rubber Dock,Rubber Dock / Bumper

Rubber Dock

-Baca Selengkapnya->

Advertisements

CYLINDRICAL RUBBER FENDER

CYLINDER RUBBER FENDER able to protect the ship over the years longer than other kinds of RUBBER FENDER type. CYLINDER RUBBER FENDER have a simple design and versatile and easy to install. CYLINDER RUBBER FENDER have a progressive reaction so it is ideal for large and small ships haven. With different sizes of CYLINDER RUBBER FENDER (almost all medium size) is very suitable to be applied to various types of port /dock and boat.

Features of  CYLINDER RUBBER FENDER:

1. Economic and simple design.

2. Easy to install and maintenance thick walls so resistant to abrasion.

Application of  CYLINDER RUBBER FENDER:

1. Bulk Cargo berths

2. Ferry and RORO terminals

3. Tug boats havens

4. General Cargo Wharf

- CYLINDRICAL RUBBER FENDER - BY BCS RUBBER INDUSTRY,Rubber Fender,Cylinder Rubber Fender,Rubber Fender Dermaga

- CYLINDRICAL RUBBER FENDER - BY BCS RUBBER INDUSTRY,Rubber Fender,Cylinder Rubber Fender,Rubber Fender Dermaga

Foto Finish Rubber Fender Type Cylinder

Picture and Design of Cylindrical Rubber Fender,- CYLINDRICAL RUBBER FENDER - BY BCS RUBBER INDUSTRY,Rubber Fender,Cylinder Rubber Fender,Rubber Fender Dermaga

Picture and Design of CylindriccylinderCylindrical-Rubber-Fender-Mrubber fender type cylinder

For Information and Order Call :
Bhineka Citra Sejahtera
Jalan Terusan Danau Kerinci I E No.5 Sawojajar-Malang, Jawa Timur, Indonesia
Phone and Fax : 0341 725411
Mobile 085230151812
E-mail : elastomer.jembatan@yahoo.com
bcsrubber@gmail.com
Follow Twitter @rubberfenderBCS

Jenis Elastomer Bearing Pads :

Elastomer Bearing Pads,Bantalan Jembatan,Karet Bantalan Jembatan,Elastomeric Bearing Pads

Click – Elastomer Bearing Pads Plain / Polos

Elastomer Bearing Pads,Bantalan Jembatan,Karet Bantalan Jembatan,Elastomeric Bearing Pads Laminasi

Click – Elastomer Bearing Pads Laminated / Pakai Plat

 

Elastomer Bearing Pads,Bantalan Jembatan,Karet Bantalan Jembatan,Elastomeric Bearing Pads,Seismic Rubber Bearing Pads

Click – Seismic Rubber Bearing Pads

Elastomer Bearing Pads,Bantalan Jembatan,Karet Bantalan Jembatan,Elastomeric Bearing Pads,Rubber Dock Bumper

Click – Rubber Dock / Bumper

Elastomer Bearing Pads,Bantalan Jembatan,Karet Bantalan Jembatan,Elastomeric Bearing Pads,Rubber Dock Bumper
Bhineka Citra Sejahtera Rubber Industry memproduksi Rubber Fender M. Beberapa tahap produksi Rubber Fender M secara umum antara lain :
a. Persiapan Bahan Baku Karet Kompon
         Rubber Fender M BCS Rubber diproduksi dari bahan baku karet kompon yang berkualitas dan  dengan komposisi yang tepat untuk memberi sifat Rubber Fender M yang kuat dan fleksibel disesuaikan dengan tujuan penggunaan Rubber Fender yaitu sebagai penahan benturan dermaga dan kapal saat berlabuh. Jenis karet Natural Rubber, EPDM, Neoprene, dan NBR adalah beberapa jenis karet yang dapat digunakan untuk bahan baku Rubber Fender karena memiliki tensile strength, elongation  break, dan sifat – sifat lain yang dibutuhkan untuk penahan benturan yang baik. Namun jenis Natural Rubber adalah yang paling banyak digunakan untuk Rubber Fender karena memiliki harga yang lebih ekonomis daripada jenis karet yang lain.
b. Pengukuran dan Pemotongan Bahan Baku
        Karet kompon lembaran diukur, dipotong, dan ditimbang sesuai dengan ukuran berat dan volume Rubber Fender.
c. Pengisian Kompon dan Proses Vulkanisasi
        Karet kompon yang sudah dipotong dan ditimbang diisikan ke dalam mesin press hidrolik. BCS Rubber menggunakan mesin press hidrolik (tidak menggunakan alat press  dongkrak konvensional) sehingga menjamin keakuratan tekanan, suhu, dan waktu yang diperlukan dalam proses produksi dan menjaga konsistensi kualitas produk akhir.
d. Output Rubber Fender dan Finishing
        Rubber Fender M siap dikeluarkan dari mesin press hidrolik setelah proses vulkanisasi dan dilakukan proses finishing untuk merapikan dan memperindah penampakan Rubber Fender M.
e. Rubber Fender M siap dikirim dan diapliaksikan ke tempat pemasangan Rubber Fender M.
Spect Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender
Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender
PRODUKSI RUBBER FENDER M,Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender
PRODUKSI RUBBER FENDER M

R.Fender M.Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender R.Fender M,Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender R.Fender M..Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender

 

 

 

 

 

 

 

Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender Rubber Fender M ..Rubber Fender M - BCS Rubber Production,Rubber Fender,Fender Rubber M,M Rubber  Fender

BCS Rubber Fender melayani pemesanan Rubber Fender dari seluruh Nusantara dengan harga yang menarik dan bersaing. Untuk informasi lebih lanjut dan mendapatkan penawaran harga terbaik, hubungi 085230151812 / 0341 – 725411.

e-mail :bcsrubber@gmail.com / elastomer.jembatan@yahoo.com
Atau langsung kunjungi workshop kami di alamat Jalan Terusan Danau Kerinci IE No.5 Sawojajar, Malang, Jawa Timur.

“Jenis dan Fungsi Dermaga”‘

      Dermaga adalah suatu bangunan pelabuhan yang digunakan untuk merapat dan menambatkan kapal yang melakukan bongkar muat barang dan menaik-turunkan penumpang. Di dermaga juga dilakukan kegiatan untuk mengisi bahan bakar untuk kapal, air minum, air bersih, saluran untuk air kotor/limbah yang akan diproses lebih lanjut di pelabuhan. Dimensi dermaga didasarkan pada jenis dan ukuran kapal yang merapat dan bertambat pada dermaga tersebut. Menurut Triatmodjo (1996) dermaga dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu wharf atau quay dan jetty atau pier atau jembatan. Wharf adalah dermaga yang paralel dengan pantai dan biasanya berimpit dengan garis pantai. Jetty adalah dermaga yang menjorok ke laut. Sebelum merancang dan membangun dermaga, perlu diketahui untuk keperluan apa dermaga tersebut didirikan.

Quai

Quay/wharf

Pier

Pier/jetty/jembatan

Pemilihan tipe dermaga sangat dipengaruhi oleh kebutuhan yang akan dilayani, ukuran kapal, arah gelombang dan angin, kondisi topografi dan tanah dasar laut, dan tinjauan ekonomi untuk mendapatkan bangunan yang paling ekonomis. Pemilihan tipe dermaga disesuaikan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi tipe struktur dermaga adalah sebagai berikut (Triatmodjo, 1996 : 157-159 dalam HSB, 2009) :

1. Tinjauan topografi daerah pantai

          Pada perairan yang dangkal hingga dalam yang berada cukup jauh dari darat, penggunaan jetty akan lebih ekonomis karena tidak diperlukan pengurukan yang besar. Sedangkan di lokasi dimana kemiringan dasar cukup curam, pembuatan pier dengan melakukan pemancangan tiang perairan yang dalam menjadi tidak praktis dan sangat mahal. Dalam hal ini pembuatan wharf lebih tepat.

2. Jenis kapal yang dilayani

          Dermaga yang melayani kapal minyak (tanker) dan kapal barang curah mempunyai konstruksi yang ringan dibanding dengan dermaga potongan (general chargo), karena dermaga tersebut tidak memerlukan perlatan bongkar muat barang yang besar (kran), jalan kereta api, gudang-gudang, dsb. Untuk melayani kapal tersebut, penggunaan pier akan lebih ekonomis. Dermaga yang melayani barang potongan dan peti kemas menemrima beban yang besar di atasnya, seperti kran barang yang dibongkar muat peralatan transportasi (kereta api dan truk). Untuk keperluan tersebut dermaga tipe wharf akan lebih cocok.

3. Daya dukung tanah.

          Kondisi tanah sangat menentukan dalam pemilihan tipe dermaga. Pada umumnya tanah di dekat daratan mempunyai daya yang lebih besar daripada tanah di dasar lautr. Dasar laut umumnya terdiri dari endapan yang belum padat. Ditinjau dari daya dukung tanah, pembuatan wharf atau dinding penahan tanah lebih menguntungkan. Tetapi apabila tanah dasar berupa karang pembuatan wharf akan mahal karena untuk memperoleh kedalaman yang cukup di depan wharf diperlukan pengerukan. Dalam hal ini pembuatan pier akan lebih murah karena tidak diperlukan pengerukan dasar karang.

Menurut Suraji (2011), ada beberapa tipe struktur dermaga, antara lain :

Dermaga tipe gravitasi

• Dermaga tipe tiang turap

• Dermaga tipe tiang turap dengan pelantar peringan

• Dermaga tipe bendungan elak berongga tiang turap baja

• Dermaga tipe bendungan elak ronggo pelat baja

• Dermaga tipe pir terbuka dengan taing pancang vertikal

• Dermaga tipe pir terbuka dengan pasangan tiang pancang miring

• Dermaga tipe pir pir terpisah

• Dermaga tipe pir terapung

• Dermaga tipe tambatan kapal di laut lepas (dolpin)

Sedangkan menurut Wikipedia (2012), ada beberapa jenis dermaga yang biasanya digunakan yaitu :

1. Dermaga ‘quay wall’

          Dermaga quay wall ini terdiri dari struktur yang sejajar pantai, berupa tembok yang berdiri di atas pantai, dan dapat dibangun dengan beberapa pendekatan konstruksi diantaranya sheet pile baja/beton, caisson beton atau open filled structure. Beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam pembangunan quay wall, yaitu :

• Dermaga quay wall adalah dermaga yang dibuat sejajar pantai dan relatif berhimpit dengan pantai (kemiringan pantai curam).

• Konstruksi dermaga biasanya dibangun langsung berhimpit dengan areal darat.

• Kedalaman perairan cukup memadai dan memungkinkan bagi kapal merapat dekat sisi darat (pantai). Kedalaman perairan tergantung kepada ukuran kapal yang akan berlabuh pada dermaga tersebut.

• Kondisi tanah cukup keras

• Pasang surut tidak mempengaruhi pada pemilihan tipe struktur tetapi berpengaruh pada detail dimensi struktur yang dibutuhkan.

2. Dermaga ‘dolphin’ (trestel)

          Dermaga dolphin merupakan tempat sandar kapal berupa dolphin diatas tiang pancang. Biasanya dilokasi dgn pantai yang landai, diperlukan jembatan trestel sampai dengan kedalaman yang dibutuhkan. Beberapa pertimbangan yang digunakan dalam pembangunan dermaga dolphin:

• Dermaga dolphin adalah sarana tambat kapal yang fasilitas bongkar muatnya ada di haluan atau buritan.

• Jarak kedalaman perairan yang disyaratkan dari pantai relatif cukup panjang.

• Terdapat konstruksi tambahan berupa jembatan dermaga (trestel), tanggul atau dapat juga keduanya.

• Sarana tambat yang akan direncanakan terdiri dari struktur breasting dan mooring yang dihubungkan dengan catwalk.

• Posisi breasting berfungsi utama sebagai sarana sandar kapal, tapi juga dapat berfungsi sebagai sarana tambat kapal jika dipasang bollard, sedangkan mooring dolphin berfungsi menahan kapal sehingga tetap berada pada posisi sandar.

• Pasang surut tidak mempengaruhi pada pemilihan tipe struktur tetapi berpengaruh pada detail dimensi struktur yang dibutuhkan.

3. Dermaga apung/system Jetty (pier)

         Dermaga apung adalah tempat untuk menambatkan kapal pada suatu ponton yang mengapung diatas air. Digunakannya ponton adalah untuk mengantisipasi air pasang surut laut, sehingga posisi kapal dengan dermaga selalu sama, kemudian antara ponton dengan dermaga dihubungkan dengan suatu landasan/jembatan yang flexibel ke darat yang bisa mengakomodasi pasang surut laut. Biasanya dermaga apung digunakan untuk kapal kecil, yach atau feri seperti yang digunakan di dermaga penyeberangan yang banayak ditemukan di sungai-sungai yang mengalami pasang surut. Ada beberapa jenis bahan yang digunakan untuk membuat dermaga apung seperti :

• Dermaga ponton baja yang mempunyai keunggulan mudah untuk dibuat tetapi perlu perawatan, khususnya yang digunakan dimuara sungai yang airnya bersifat lebih korosif.

• Dermaga ponton beton yang mempunyai keunggulan mudah untuk dirawat sepanjang tidak bocor.

• Dermaga ponton dari kayu gelondongan, yang menggunakan kayu gelondongan yang berat jenisnya lebih rendah dari air sehingga bisa mengapungkan dermaga.

Jenis-jenis Dermaga

Desain Dermaga

Dasar pertimbangan dalam perencanaan dermaga adalah sebagai berikut (Wikipedia, 2012) :

• Posisi dermaga ditentukan oleh ketersediaan lahan dan kestabilan tanah disekitar sungai.

• Panjang dermaga dihitung berdasarkan kebutuhan kapal yang akan berlabuh, dasar pertimbangan desain panjang dermaga yang bisanya dijadikan acuan adalah 1.07 sampai 1,16 panjang kapal (LOA)

• Lebar dermaga disesuaikan dengan kemudahan aktivitas bongkar muat kapal dan pergerakan kendaraan pengangkut di darat.

• Letak dermaga dekat dengan fasilitas penunjang yang ada di daratan.

• Elevasi dermaga ditentukan dengan memperhatikan kondisi elevasi muka air sungai/pasang surut.

A. Desain Dermaga Quay Wall

Jenis-jenis Quaywall

Jenis-jenis Quaywall

Struktur wall sangat tergantung kepada beberapa hal sebagai berikut:

• Kondisi tanah, merupakan faktor utama dalam penentuan jenis quay wall yang akan dipilih

• Tekanan tanah

• Muatan pada dermaga, beban merata, beban titik, gaya-gaya mooring (yang diterima melalui bollard ataupun fender

• Kedalaman didepan dermaga

• Pengaruh pasang surut dan garis air

• Faktor-faktor sekunder lainnya seperti angin, arus, gelombang, dan beberapa faktor minor lainnya.

B. Desain Dermaga Apung

        Platform terapung seperti halnya pontoon harus didisain hingga taraf kestabilan dan keamanan yang diinginkan. Pontoon tersebut haruslah memiliki area permukaan dan tinggi freeboard yang mencukupi sehingga dapat berfungsi dengan baik. Dimensi pontoon yang didisain akan tergantung dari tipe pembebanan yang digunakan. Beban-beban yang harus dipertimbangkan yang dapat bekerja pada sebuah pontoon.

1. Beban statik dan beban hidup.

2. Reaksi dari jalan akses (jembatan atau gangway).

3. Tekanan hidrostatis.

4. Beban mati.

5. Gaya angkat.

By : DMS

Sumber Pustaka :

Anonymous, 2012. Pelayaran Sungai dan Danau/Pelabuhan Pedalaman. http://id.wikibooks.org/wiki/Pelayaran_Sungai_dan_Danau/Pelabuhan_Pedalaman#D ermaga. Diakses tanggal 23 Agustus 2012.

HSB, Sahdan A. 2009. Analisa Kelayakan Ukuran Panjang Dermaga, Gudang Bongkar Muat Barang dan Sandar Kapal Study Kasus (Dermaga Ujung Baru-Pelabuhan Belawan) http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/11798/1/09E00659.pdf. TUGAS AKHIR. Fak. Teknik.USU. Diakses tanggal 23 Agustus 2012.

Suraji, A. 2011. Pras. Transportasi: Pelabuhan. http://widyagama.ac.id/ajisuraji/wp- content/uploads/2011/12/Prasarana-Pransportasi Pelabuhan.pdf. page 11. Diakses tanggal 23 Agustus 2012.

Triatmodjo, Bambang. 1996. Pelabuhan. Yogyakarta. Beta Offset.

Gambar :

Pier/jetty/jembatan

Quay/wharf

Jenis-jenis Dermaga dan Jenis-jenis Quaywall

RUBBER FENDER TYPE W

RUBBER FENDER TYPE W merupakan design dari RUBBER FENDER yang bisa dioperasikan pada semua kondisi yang paling ekstrim. RUBBER FENDER TYPE W mempunyai lubang tengah yangsangat terbuka sehingga mudah dinstall/dipasang pada lambung kapal khususnya bagian dari lambung kapal yang melengkung.

DESIGN OF  RUBBER FENDER TYPE W,Rubber Fender Type W,Rubber fender, BCS Rubber Fender,Rubber fender

DESIGN OF RUBBER FENDER TYPE W

Feature  RUBBER FENDER TYPE W  :

  1. Mempunyai dua kaki yang sangat fleksibel.
  2. Mempunyai 2 lubang tengah yang lebar.
  3. Mudah instalasinya.
  4. Cocok untuk dinstall pada bagian lambung tug boat yang melengkung.

Aplikasi  RUBBER FENDER TYPE W  :

  1. Cocok digunakan untuk Tug Boat.
  2. Bisa dipasang/diinstall pada pelabuhan Tug Boat.
  3. Bisa dipakai pelindung pada struktur kaki  jembatan

Daftar ukuran Rubber Fender Type W :

Daftar Ukuran Rubber Fender W,DESIGN OF  RUBBER FENDER TYPE W,Rubber Fender Type W,Rubber fender, BCS Rubber Fender,Rubber fender

Daftar Ukuran Rubber Fender W

 

RUBBER FENDER W type -bcs,DESIGN OF  RUBBER FENDER TYPE W,Rubber Fender Type W,Rubber fender, BCS Rubber Fender,Rubber fenderRUBBER FENDER W TYPE,DESIGN OF  RUBBER FENDER TYPE W,Rubber Fender Type W,Rubber fender, BCS Rubber Fender,Rubber fender

Informasi dan Pemesanan Hubungi :085230151812 / 0341-725411

         Dengan berkembangnya sistem keuangan di seluruh dunia, bisnis yang berhubungan dengan dunia kelautan telah memasuki tren baru. Keamanan transportasi jalur laut selalu dalam keadaan kritis. Dalam beberapa tahun terakhir, pengiriman barang melalui jalur laut telah berkembang cukup pesat, ditambah dengan sistem keamanan yang dikonfirmasi cukup sukses. Untuk menjamin keamanan transportasi melalui jalur laut, pemasangan fender pada kapal merupakan satu hal yang sangat penting. Begitu juga yang dialami oleh sistem transportasi laut di Nusantara. Menurut Tornadez (2012), sebagian aktivitas usaha dan transportasi masyarakat Indonesia adalah di perairan. Banyaknya kapal yang beredar di perairan membuka peluang benturan antar kapal pada kondisi alur sungai yang tidak begitu luas dan lahan sandar dermaga yang sempit. Untuk menghindari kerusakan body kapal akibat benturan, maka setiap kapal dilengkapi dengan karet penahan benturan (fender).

Application of Rubber Fender at Harbour,Aplikasi dan Perkembangan Rubber Fender,BCS Rubber Industry,Rubber fender

Application of Rubber Fender at Harbour

           Praktek pengoperasian yang aman pada pengaplikasian rubber fender paling banyak ditentukan oleh faktor penggunaan fender, yang sering digunakan untuk memperkecil peluang terjadinya kecelakaan yang melibatkan kapal maupun dermaga. Dengan melakukan pengamanan menggunakan rubber fender, baik kapal maupun dermaga dapat terlindungi dan mencegah terjadinya kerusakan, dengan demikian dapat menjamin keselamatan kapal dan dermaga.

            Terdapat beberapa jenis fender yang dimanfaatkan saat ini, antara lain fender yang dioperasikan secara pneumatic, fender kayu, dan bumper plastik. Fender kayu yang dulunya dibuat oleh industri rumahan, tidak bisa secara maksimal memenuhi permintaan untuk meminimalisasi kecelakaan secara maksimal. Dengan sistem semacam ini, jelas tidak mampu memenuhi kebutuhan keamanan transportasi saat ini, namun juga tidak dapat memenuhi permintaan produksi. Fender plastik, atau lebih sering dikenal sebagai fender karet atau bisa juga D-fender memiliki frekuensi pemakaian yang lebih tinggi dengan desain yang logis, serta model yang setara dengan kualitas yang sangat baik. Fender yang terbuat dari karet memiliki keistimewaan untuk memenuhi kebutuhan terhadap kualifikasi yang presisi/akurat terhadap beberapa faktor, antara lain efisiensi, pembuatan kompon, dan spesifikasi.

Dock fenders,Application of Rubber Fender at Harbour,Aplikasi dan Perkembangan Rubber Fender,BCS Rubber Industry,Rubber fender

Dock fenders

             Dalam pembuatan kompon karet, digunakan bahan pelunak. Tornadez (2012), melakukan penelitian mengenai formula kompon karet penahan benturan kapal sungai untuk menghasilkan karet penahan benturan (rubber fender) berdaya pegas dan memiliki kelenturan yang baik. Pada penelitian tersebut, digunakan castor oil  (minyak jarak) sebagai pelunak dalam pembuatan kompon karet penahan benturan kapal sungai. Tujuan dari penelitian ini adalah diperoleh formula kompon karet penahan  benturan kapal sungai menggunakan castor oil sebagai plasticizer (pelunak) agar karet penahan benturan berdaya pegas dan memiliki kelenturan yang baik.  Penelitian dilakukan di Palembang dan Bandung. Variasi pelunak yang digunakan adalah 5, 10, 15, dan 20 PHR castor oil untuk kompon 1-4. Pelunak mineral oil yaitu parafinic oil sebanyak 5 PHR pada kompon 5, dan pelunak castor oil 10 PHR dengan kombinasi Natural Rubber (NR) dan EPDM 50 PHR : 50 PHR untuk kompon 6. Kompon 5 sebagai pembanding bagi kompon 1-4. Setelah diperoleh formula yang terbaik, maka kompon terbaik dibandingkan dengan kompon 6 untuk dilihat apakah kompon yang menggunakan NR lebih baik daripada kompon yang menggunakan kombinasi NR dan EPDM. Hasil pengujian terhadap kompon karet menunjukkan bahwa formula kompon 2 (castor oil 10 PHR) lebih baik dibandingkan formula yang lainnya, dengan nilai Hardness 57- 59 Shore A, Tensile Strength 161 kg/cm2, Elongation at Break 533 %, Modulus 58 %, Tear Strength 51 kg/cm2, dan Compression Set 27 %. Hasil perhitungan tekno ekonomi menunjukkan B/C ratio lebih dari 1 yaitu 1,150 dan NPV Rp. 594.059.406,-.

          Fender yang diproduksi menggunakan formula yang tepat, akan menghasilkan karet penahan benturan kapal yang berdaya pegas dan memiliki kelenturan yang baik. Dengan penggunaan fender dengan formula tepat, akan meminimalisasi kerusakan kapal maupun dermaga, meminimalisasi terjadinya kecelakaan, dan menjamin keselamatan kapal dan penumpang.

(Author : Desy M.S.)

Sumber Pustaka :

Stanton, Mauricio. 2012. Development of Marine Fendering in addition to Utilization of D-fender. http://mauriciostan1126948.webs.com/apps/blog/. Diakses tanggal 4 Agustus 2012.

Tornadez, Aprillen. 2012. Karet Penahan Benturan Kapal Sungai. Pemanfaatan Castor Oil Dalam Pembuatan Karet Penahan Benturan Kapal Sungai. http://palembang.bpkimi.kemenperin.go.id/hasil-riset-dan-teknologi/324-karet-penahan-benturan-kapal-sungai.html. Diakses tanggal 4 Agustus 2012.

Gambar :

http://www.quayquip.com

http://www.img.nauticexpo.com

RUBBER DOCK

RUBBER DOCK / RUBBER BUMPER : Berfungsi menyerap energy kinetic akibat benturan antara Kapal atau Truck sehingga mencegah terjadinya kerusakan pada lambung kapal pada saat bersandar atau bagian dari body truck pada saat parking. Demikian juga mencegah terjadinya kerusakan pada structure dermaga atau parking lot.

Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri

Rubber Dock

 

  • RUBBER BUMPER

R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper. Rubber Fender M dan Rubber Bumper for Warehouse,R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper.

R.Bumper,R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper. R..Bumper,R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper.

 

 

 

 

Rubber Bumper BCS ,R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper.

Rubber Bumper BCS 460 X 260 X 10 (mm) 4 dinabolt

Rubber Bumper BCS Production,R.Bumper,Rubber Dock,RUBBER DOCK,BCS Rubber Industri,Rubber Dock Bumper.

Rubber Bumper BCS Production

WalkedThru

For You.

"Rubber Fender"

Bhineka Citra Sejahtera - Specialist Rubber Fender and Elastomer Bearing Pad

Hiking Photography

Beautiful photos of hiking and other outdoor adventures.

Port and Harbour Structure Services

Your disability are our expertise, by Lambutan Sinaga

Bucket List Publications

Indulge- Travel, Adventure, & New Experiences

real ultimate waffe (.net)

FACT: mdawaffes are mammals

TFMicck4U

Tech-From-Micck-For-You -- Most recent tech news and tech updates!

wikisopo

Tips 'n Solution * Smart 'n Wisdom